Saturday, January 16, 2010
Gue baru aja balik dari petualangan ke Raja Ampat..
The Best Diving Site in the world... Karena itu menurut gue sebaiknya gue tuliskan catatan perjalanan gue supaya teman-teman yang juga mau nyusul ke sana bisa belajar dari pengalaman gue..
Tulisan ini akan gue bagi dua bagian, bagian yang pertama mengenai tips-tips untuk sampai ke sana dan biaya yang dibutuhkan.. Bagian kedua untuk cerita pengalaman menarik menuju dan selama di raja ampat..
Menuju SorongYa.. ya.. ya.. Salah satu hambatan terbesar untuk ke Raja Ampat ini adalah MUAHALnya tiket ke sorong. Beberapa alternatif pesawat ke Sorong :
- Batavia : Jakarta-Sorong-Jakarta : normal sekitar Rp 3.2 juta
- Lionair : Jakarta-Sorong-Jakarta : normal sekitar Rp 3.4 juta
- Merpati : Jakarta-Sorong-Jakarta : normal sekitar Rp 3 juta
- Expressair : Jakarta-Sorong-Jakarta : gak jelas...
Mahal ya... Buat teman-teman dari Surabaya, bisa naik Express air langsung ke sorong atau naik citilink ke Ujungpandang baru naik pesawat yang disebut di atas ke Sorong..
Untuk teman-teman dari Manado juga ada pesawat langsung ke Sorong Expressair dan Merpati kalo gak salah..
Menuju WaisaiAda beberapa resort sebenarnya yang menyediakan paket ke Raja Ampat ini salah satunya adalah www.papua-diving.com dan www.rajaampatdiveresort.com dan kebetulan gue memakai paket yang dari Raja Ampat Dive Resort (RADR) karena dia menyediakan harga dalam Rupiah.. (contact person Agus 081248442284.. Very helpful)
RADR ini terletak di Waisai Pulau Waigeo 3 jam perjalanan dengan Kapal dari Pelabuhan Rakyat di Sorong. Di Sorong ada 2 pelabuhan : pelabuhan rakyat untuk penyebrangan antar pulau dan satu pelabuhan lagi untuk kapal antar pulau dan cargo..
Ada 3 pilihan transportasi menuju Waisai :
- Kapal penumpang umum Gracelia dengan harga Rp 100.000 per penumpang atau bisa nambah Rp 200.000 untuk sewa 1 kamar 2 tempat tidur biar lebih nyaman
- Kapal express : harga Rp 150.000 per penumpang
- Speed boat : carteran harga Rp 1 juta sampai 7 juta tergantung nego
Kapal Gracelia dan Kapal Express berangkat pada hari yang berbeda.. kebetulan gue berangkat hari Rabu dapatnya kapal Gracelia.. Jangan berharap kenyamanan ya... Yang penting nyampe lah :)
Menuju PenginapanKalau kebetulan speed boat RADR sedang tidak dipakai mengantar tamu diving, mereka akan menjemput kita di Pelabuhan Waisai dan langsung diantar ke cottage.. Tapi kalau mereka sedang tidak bisa menjemput, bisa naik ojek biaya Rp 50.000,- Biasanya tukang ojek gak mau turun dari Rp 70.000, tapi tunggu aja sampai penumpang sepi, biasanya mereka mau juga dibayar Rp 50.000,- and it works.. Hehehe
Biaya menginap dan lain-lainBiaya menginap untuk turis asing bisa dilihat langsung di website.. Tapi ada harga khusus buat wisatawan domestik..
Biaya penginapan plus makan 3X sehari : Rp 350.000/malam
Biaya sewa alat snorkeling : Rp 35.000/hari
Biaya diving : Rp 350.000/site
Kalau gak mau jauh-jauh bisa snorkeling di pantai sekitar cottage juga bagus banget kok.. Karangnya luas dan ikannya banyak..

Kalau mau jalan-jalan sampai perbatasan Phillipines (Pulau Sayang di bagian Indonesia dan Pulau Palawan di bagian Phillipines) bisa juga langsung ditanyakan harganya ke pihak RADR.. Karena gue cuma 1 malam di sana, jadi gak sempat jalan-jalan ke sana :(
Saran gue cuma satu : Sebelum Mati, Selama masih bisa mengapung, LU HARUS KE SANA...
Makin penasaran gak :)
Labels: travelling
Jan Prana memburaikan otaknya pada 4:47 PM